Apa Tujuan Apple Setelah Bangun Pusat Inovasi di Indonesia?

Posted on

inovasi apple

Carageo.com – Setelah cukup sempat terganjal dengan aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau TKDN handphone 4G di Indonesia, vendor besar yakni Apple telah memastikan bakal akan menjual produk iPhone yang terbaru secara resmi di Tanah Air kita.

Hal ini dilakukan karena raksasa teknologi AS itu telah memutuskan bahwa untuk berinvestasi di dalam bentuk pembangunan yang pusat inovasi di Tanah Air ini.

Dalam waktu tiga tahun, akhirnya Apple akan berkomitmen membangun sebanyak 3 pusat riset dan juga pengembangan di Indonesia, dan salah satunya telah berlokasi di Green Office BSD, tepatnya Tangerang Selatan.

Meski hal ini sudah mantap di BSD, namun Apple masih belum memutuskan secara final pada letak lokasi pusat inovasi Apple tersebut sebab pada lokasi tersebut masih bersifat secara sewa dari pihak lain.

Menurut informasi dari Staf Menteri Perindustrian yaitu Sanny Iskandar, perusahaan Apple sendiri sedang mengusahakan suatu pembangunan gedung miliknya sendiri di sebuah Digital Hub BSD. Hal ini terjadi karena Digital Hub dengan rencananya akan dijadikan sebagai Sillicon Valley-nya di Indonesia.

Rencana Apple Setelah Bangun Pusat Inovasi di Indonesia

apple

Lalu apa langkah dari Apple dalam selanjutnya setelah membangun pusat inovasi yang pertama kalinya di Indonesia? Sanny ini mengungkapkan, investasi yang akan dikucurkan oleh Apple ini tak seperti investasi hardware-hardware yang dilakukan oleh banyak vendor smartphone asing yang ada di Indonesia.

“Ini bukan investasi yang secara hardware, akan lebih banyak dalam mengembangkan program seperti pendidikan untuk dapat mengembangkan aplikasi-aplikasi mereka,” kata Sanny pada saat ditemui usai di pertemuan dengan perwakilan perusahaan Apple di Kantor Kemenperin, Jakarta (30/3/2017).

Bukan hanya itu saja, di dalam mengembangkan pusat riset dan juga pengembangan di negara Indonesia, kata Sanny, perusahaan Apple ini bakalan menggandeng universitas yaitu Universitas Bina Nusantara (Binus). “Mereka (Apple) akan bangun lebih ke riset dan juga data, sekolahnya sehingga akan bisa lahir program dan juga aplikasi – aplikasi yang baru dari didikan Apple itu sendiri,” lanjut Sanny.

Lebih lanjutnya ia juga telah menyebut, bahwa jumlah tenaga yang akan terserap dari sebuah pusat inovasi perusahaan Apple ini ada sekitar 300 sampai 400 banyaknya tenaga kerja.

Para pekerja-pekerja ini tidak akan dilepas dengan begitu saja, melainkan akan mendapatkan mentor dari Apple sendiri. “Seperti yang dilakukan di negara seperti Brasil,” ucapnya.

Bukan hanya di BSD saja, Apple ini juga sudah punya rencana membangun di dua pusat inovasi lainnya. Sayangnya, masih belum ada kepastian mengenai dimana lokasinya.

Menurut Sanny, Menkominfo yaitu Rudiantara bisa menyarankan agar perusahaan Apple ini akan membangun pusat inovasi di pulau Sumatera. Sementara, pada satu pusat riset lagi bakal bisa dibangun di Pulau Jawa.

Sebelumnya, vendor Apple ini telah dikabarkan telah menyepakati sebuah investasi di Tanah Air dengan nilai US$ 40 juta. Komitmen ini dalam rencananya akan dijalankan selama 3 tahun lamanya.

Baca Juga :
Mengejutkan! Ternyata Apple masih Bergantung Pada Samsung
Kesalahan – Kesalahan Yang Sering Dilakukan Pengguna Android
Inilah Samrtphone Pertama Dengan Kamera 360 Derajat
Penyebab Dan Solusi Bagi Pengguna Android Cepat Panas
Inilah Smartphone Terlaris Pada Bulan Maret 2017
Inilah Smartphone aneh yang muncul di MWC 2017
smartphone termahal dan termewah di dunia
Smartphone Terbaru Xiaomi Mi 6

Nilai Artikel Ini